Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel Tachyon (Bagian 1). Artikel mengenai tachyon ini sengaja dibagi menjadi dua supaya tidak terlalu panjang. Selain itu, artikel pertama merupakan penjelasan (gambaran umum mengenai tachyon). Sedang pada artikel kedua ini merupakan hasil diskusi saya dengan seorang teman (Kopi Susu). He3x namanya lucu ya.. Beliau adalah teman diskusi saya melalui fasilitas Yahoo!Massenger saya sendiri memakai nama Semut Ireng. He3x ada-ada saja.
Nah, kembali kepembahasan soal tachyon. Dalam artikel kemarin dikatakan bahwa tachyon adalah partikel yang bergerak melampaui kecepatan cahaya, bahkan saking cepatnya ia tidak pernah bisa mencapai kecepatan cahaya. Dengan kata lain kecepatannya selalu melebihi kecepatan cahaya. Lalu bagaimana partikel ini bisa ada. Keberadaan partikel ini secara nyata belum pernah ditemukan. Tetapi keberadaan partikel ini muncul pada perhitungan matematis (lihat Tachyon bag 1) yang merupakan jantung dari fisika teori.
Keberadaan tachyon muncul pada kasus penguapan lubang hitam atau radiasi Hawkins (lihat Tachyon bag 1). Nah, disinilah letak permasalahannya. Partikel tachyon ini muncul dari perhitungan yang memakai dasar Postulat Einstein (E=mc^2) padahal dalam Postulat Einstein sebuah partikel/ benda tidak mungkin melewati kecepatan cahaya karena jika melewati kecepatan cahaya maka massa benda menjadi imajiner (dengan kata lain tidak ada). Padahal kecepatan tachyon itu melebihi kecepatan cahaya bahkan karena sebegitu cepatnya tachyon tidak pernah mencapai kecepatan cahaya. Lho bukankah dikatakan bahwa tidak ada yang bisa melewati kecepatan cahaya, tetapi dalam perhitungan kenapa terdapat partikel yang melampaui kecepatan cahaya.
Menyikapi hal ini bung Kopi Susu mengatakan bahwa kemungkinan Postulat Einstein ini masih perlu diperbaiki guna menjelaskan fenomena tachyon. Dengan kata lain masih terdapat kesalahan dalam Postulat Einstein. Tetapi masalah lain kemudian muncul. Kalau Postulat Einstein salah jangan-jangan keberadaan tachyon sendiri sebenarnya hanya merupakan kesalahan perhitungan yang menggunakan dasar Postulat Einstein.
Jadi sebenarnya Tachyon itu ada/ tidak, ya?
Terlepas dari ada atau tidaknya tachyon, satu hal yang bisa dipastikan adalah semakin banyak kita menyingkap misteri alam semesta semakin banyak misteri yang kita temui. Karena semakin teliti perhitungan yang kita lakukan ternyata semakin menyimpang hasil yang kita dapatkan.


No comments:
Post a Comment